Welcome To blog.alphamedia.co.id

This blog is in Indonesian Language, to read in English please use google translate
-------------------------------------------------------------------------
Assalamu allaikum Wr Wb
Selamat datang di blog.alphamedia.co.id, tempat untuk berbagi informasi tentang Open source ERP (Enterprise Resource Planning), khususnya Compiere, Adempiere dan OpenBravo. Semoga informasi yang ada di blog ini, bisa bermanfaat.
Wassalam
Agung Budi Santosa

.>>> [ HOME ] <<<.

Top Rate Articles:
Menimbang nimbang Produk ERP
, Instalasi ADempiere di Windows 7 , ADempiere ERP for Mining Company , Instalasi ADempiere 360 LTS di Linux Centos 5.4 , Proses Bisnis Com/Adempiere apakah cocok untuk Indonesia? , Buku Panduan Implementasi ERP

Monday, April 23, 2012

ADemSawit, ERP untuk Perkebunan Kelapa Sawit


Fitur Fitur ADemSawit,
** dari ADemSawit.com


ADemSawit dibuat dari aplikasi ERP ADempiere, dimana ADempiere sudah memiliki modal fitur yang sangat lengkap dan sudah terbukti berhasil di implementasikan di banyak bidang industri. Namun fitur fitur dasar Adempiere tentu belum cukup untuk bisa digunakan  mengakomodasi seluruh kebutuhan industri perkebunan. Untuk itu diperlukan beberapa tabahan modul dan fitur agar dapat mengakomodasi kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit secara maksimal.
  1. Modul PENGADAAN
    Modul Pengadaan barang terdiri dari beberapa fitur sebagai berikut:
    a. Permintaan Barang (dengan approval online)
    Mencatat permintaan barang dari blok/afdeling/estate serta menyampaikan ke kantor pusat
    untuk di approve/disetujui secara online.
    b. Generate Permintaan barang menjadi PO
    Permintaan barang yang sudah di approve, bisa di generate menjadi PO dan bisa
    dikelompokkan berdasarkan supplier dan lain lain.
    c. Prosedur Lelang online
    Prosedur untuk melakukan pelelangan terhadap pengadaan barang kepada para supplier yang
    yang diikutsertakan pada kegiatan lelang, penawaran bisa dilakukan secara online melalui
    web sehingga lebih effisien.
    d. Purchase Order
    Purchase Order digunakan untuk mencatat pembelian yang dilakukan kepada Supplier, proses
    ini akan menghasilkan dokumen PO yang bisa dikirim ke supplier secara hardcopy atau
    secara online via email dalam bentuk PDF.
    e. Penerimaan barang
    Penerimaan barang dari satu PO dapat dilakukan sekaligus ataupun secara parsial, shingga
    memudahkan proses penerimaan.
    f. Pencatatan AP (invoice) Supplier
    Proses ini digunakan untuk mencatan tagihan dari Supplier dan mengakuinya sebagai hutang.


  2. Modul PENJUALAN
    Modul penjualan memiliki fitur fitur sebagai berikut:
    a. Quotation
    Membuat surat penawaran
    b. Sales Order
    Membuat surat penjualan (Sales order)
    c. Shipment/pengiriman barang
    Pengiriman barang berdasarkan Sales Order, dilengkapi DO/surat jalan dll.
    d. Mendukung Multi Price list, Multi Currency, sales commision dll

  3. Modul MATERIAL MANAGEMENT 
    a. Mendukung Multi Gudang
    Mendukung multigudang serta mendukung sistem lokasi penyimpanan barang sehingga memudahkan proses penyimpanan barang dalam jumlah banyak (misal spareparts).
    b. Mendukung Multi Satuan
    Mendukung semua satuan dan mendukung konversi seperti pcs menjadi dosin, pack, dst
    c. Transaksi mutasi antar gudang 
    Mendukung transaksi antar gudang 
     d.  Fitur Stok Opname (Physical Inventory)
    Fitur Stok Opnamebisa di generate per gudang atau locator (lokasi gudang) untuk memudahkan proses penghitungan.
    e. Fitur pembebanan (dari persediaan menjadi biaya)
    Memudahkan proses penggunaan material dan melakukan konversi dari account persediaan menjadi biaya
                                                                       .
  4. Modul Finance & Accounting 
    a. Account Payable (AP)
    Mencatat mulai dari pengakuan hutang kepada supplier/vendor, penjadwalan pembayaran hingga proses pembayaran.
    b. Account Receivable (AR)
    Mencatat mulai dari pengakuan piutang kepada customer, pencetakan aging report serta  proses penerimaan pembayaran.
    c. Bank Statement
    Mencatat account, balance serta transaksi AP/AR dari masing masing account bank.
    d. General Ledger (GL)
    Modul general Ledger digunakan untuk transaksi jurnal pada financial account sesuak kebutuhan prosedur akuntansi.
    e. Cash journal
    Modul cash journal digunakan untuk merawat transaksi kas/tunai

  5. Estate Management
    a. Pre-Nursery & Nursery Management
    Memanage dan mencatat biaya yang dikeluarkan untuk merawat tanaman mulai dari kecambah, bibit usia 1 bulan, 3 bulan dst. Dimana hasil akhirnya bisa diketahui berapa cost yang sudah dikeluarkan untuk masing masing bibit.
    Laporan : Total/parsial operasional cost, Laporan HPP
    b. Activity Management
    Mencatat semua aktivitas dan kegiatan di kebun beserta bahan dan biaya yang digunakan, hasil akhirnya dapat diketahui total biaya per ha kebun, serta total biaya per Ton panenan.
    Setiap kebun akan dibuatkan RKB/RKT (Rencan kerja Bulanan/Rencana Kerja tahunan) dimana ini akan menjadi acuan budget bulanan/tahunan untuk tiap blok. Dimanan nantinya dapat di bandingkan dengan realisasi/ aktual budget yang dikeluarkan (sesungguhnya)
    Laporan: Budget per blok/divisi/estate , Realisasi perblok/divisi/estate  
    c. Vehicle & Machine Running Account 
    Mencatat seluruh kegiatan kendaraan serta mesin dimana biayanya akan dialokasikan kepada masing masing aktivitas dalam rangka untuk memonitor biaya operasional kendaraan dan mesin/alat berat.
    d. Workshop Running Account
    Mencatat seluruh kegiatan berupa jam kerja, material dan jasa yang digunakan, dan progress pekerjaan dalam rangka untuk memonitor biaya operasional workshop.
  1. MILLS MANAGEMENT
    a. Weight bridge
    Mencatat data yang masuk dari mesin timbang untuk digunakan sebagai data penerimaan TBS.
    ** dalam pengembangan
    b. Product Storage Reading
    Mencatat jumlah stok terakhir dari CPO storage berdasarkan hasil analisa suara(sound) yang akan di konversi menjadi Kilo menggunakan table tanki dan suhu.
    ** dalam pengembangan
    c. Harian Laboratorium
    laporan harian dari laboratorium dari analisa tandan buah segar dari estate atau laporan pemrosesan dari Mill
    d. Penerimaan TBS
    Mencatat penerimaan tandan buah segar dari Estate

      
  2. PLANTATION BUDGET
    a. Field Budget
    Field Budget adalah budget berdasarkan Rencan Kerja Tahunan dari blok yang bersangkutan
    b. Oil-Palm Production Budget
    Produksi CPO dan Kernel adalah Berdasarkan kapasitas mesin produksi serta berdasarkan penerimaan tandan buah segar dari estate maupun pembelian.
    c. Vehicle Budget
    Forcast alokasi biaya kendaraan dan alat berat meliputi gaji, bahan bakar, dan aktivitas vehicle dan alat berat yang bersangkutan.
    d. Workshop Budget
    Forcast alokasi biaya workshop meliputi gaji, bahan bakar, dan aktivitas workshop yang bersangkutan.

  3. PLANTATION PAYROLL
    Aplikasi payroll yang diturunkan dari standard penggajian perkebunan. Mencatat perhitungan gaji, adjustment, pajak pph21, tunjangan, dan potongan berdasarkan pada policy perusahaan. Terintegrasi dengan modul financial accounting.
    ** dalam pengembangan

  4. LAND MANAGEMENT
    Untuk mencatat kondisi aktual kebun seperti topography, jenis tanah, type area, dan lai lain termasuk sertifikasi dokumen .
     
  5. INFRATRUCTURE & BUILDING MANAGEMENT
    Merawat operasional infrasturktur dan bangunan seperti: gedung, jalan, jembatan, parit, dll
  6.  PROJECT MANAGEMENT
    Untuk merawat aktivitas project dan progress nya baik fisikal maupun financial progress.
    ==================
    agung_bs@yahoo.com

Tuesday, April 3, 2012

Sistem Akuntansi dari GAAP ke IFRS

Adopsi Sistem Akuntansi berbasis IFRS bukanlah pilihan bagi Indonesia, tapi keharusan, mengapa? Karena Konvergensi IFRS adalah salah satu kesepakatan pemerintah Indonesia sebagai anggota Forum G20.

Bagi Indonesia, standar akuntansi yang berlaku umum adalah PSAK (Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan) yang belum mengadopsi penuh standar akuntansi international (IFRS). Standar akuntansi yang digunakan di Indonesia masih mengacu pada US GAAP (United Stated Generally Accepted Accounting Standard).
Dengan kondisi PSAK demikian, akan menjadi penghalang dan hambatan bagi perusahaan di indonesia BUMN dalam memasuki pasar global khususnya bagi BUMN yang akan melakukan listing di Bursa Efek Indonesia karena laporan keuangan yang tidak standar dan dapat diinteprestasikan berbeda oleh calon investor.

Mempertimbangkan hal tersebut, jajaran BUMN mulai melakukan konvergensi PSAK yang masih mengacu US GAAP menjadi PSAK yang berbasis IFRS
Salah satu yang melakukan langkah proaktif dengan bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) adalah jajaran BUMN Perkebunan.
Di mana tujuan dari konvergensi ini adalah agar informasi keuangan yang dihasilkan dapat diperbandingkan, mempermudah dalam melakukan analisis kompetitif, meningkatkan kualitas Standar Akuntansi Keuangan (SAK), meningkatkan kredibilitas dan kegunaan laporan keuangan, meningkatkan transparansi keuangan, menurunkan biaya modal dengan membuka peluang penghimpunan dana melalui pasar modal serta efisiensi penyusunan laporan keuangan.

Dengan keuntungan konvergensi PSAK yang berbasis IFRS, terdapat satu standar akuntansi yang sama dan digunakan oleh seluruh negara akan semakin
mendorong investor untuk masuk dalam pasar modal Indonesia, dikarenakan mutu dari laporan keuangan yang dihasilkan memiliki kredibilitas tinggi,
pengungkapan yang lebih luas, informasi keuangan yang relevan dan akurat serta dapat diperbandingkan dan yang lebih penting adalah laporan keuangan
tersebut dapat diterima secara internasional serta mudah untuk dipahami.


US GAAP menggunakan prinsip laba/rugi yang konservatif sedangkan IFRS menggunakan prinsip laba rugi yang komprehensif
Berdasarkan laporan laba rugi US GAAP, terdapat perbedaan antara penghasilan terealisasi dari transaksi dan biaya histories yang terjadi dalam periode waktu, dengan prinsip akrual, prinsip realisasi dan prinsip penandingan yang sudah diakui oleh banyak studi empiris.
Namun dengan perkembangan ekonomi, bermunculannya perusahaan perusahaan multinasional, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, membuat prinsip-prinsip dalam US GAAP terlalu konservatif untuk mengevaluasi suatu operasi perusahaan dan biaya histories sudah tidak dapat menggambarkan keadaan asset suatu perusahaan sebenarnya.
 

Oleh karena itu muncul solusi baru untuk mengikuti perkembangan berbagai hal yang menuntut arus informasi yang berkualitas berupa konsep laba rugi komprehensif yang dapat menjawab semua pertanyaan tersebut.
Dengan berkembangnya perekonomia, ilmu dan teknologi, serta perkembangan kebutuhan informasi bagi stakeholder perusahaan maka laporan laba/rugi yang sudah diakui secara general dirasa kurang relevan untuk memenuhi arus informasi keuangan. Oleh karena itu ada sebuah konsep yang ditawarkan oleh IASB berupa laporan laba rugi komprehensif yang dirasa dapat lebih memberikan gambaran secara menyeluruh terhadap stakeholder.
Seiring berjalannya waktu IASB dengan International Financial Reporting Standards dimana di dalamnya terdapat konsep laba/rugi komprehensif yang nantinya akan menggantikan laba/rugi konsep GAAP sudah mulai diakui secara internasional. 


3 (tiga) perbedaan mendasar
IFRS Convergence telah membawa dunia accounting ke level baru, yaitu:
1.    PSAK yang semula berdasarkan Historical Cost mengubah paradigmanya menjadi Fair Value based. Terdapat kewajiban dalam pencatatan pembukuan mengenai penilaian kembali keakuratan berdasarkan nilai kini atas suatu aset, liabilitas dan ekuitas. Fair Value based mendominasi perubahan-perubahan di PSAK untuk konvergensi ke IFRS selain hal-hal lainnya. Sebagai contoh perlunya di lakukan penilaian kembali suatu aset, apakah terdapat penurunan nilai atas suatu aset pada suatu tanggal pelaporan. Hal ini untuk memberikan keakuratan atas suatuatas suatu laporan keuangan.
2.    PSAK yang semula lebih berdasarkan Rule Based (sebagaimana USGAAP) berubah menjadi Prinsiple Based.
Apa itu Rule Based?
Rule based adalah manakala segala sesuatu menjadi jelas diatur batasan batasannya. Sebagai contoh adalah manakala sesuatu materiality ditentukan misalkan diatas 75% dianggap material dan ketentuan-ketentuan jelas lainnya.
Apa itu Prinsiple Based?
IFRS menganut prinsip prinsiple based dimana yang diatur dalam PSAK update untuk mengadopsi IFRS adalah prinsip-prinsip yang dapat dijadikan bahan pertimbagan Akuntan / Management perusahaan sebagai dasar acuan untuk kebijakan akuntansi perusahaan.
3.    Pemutakhiran (Update) PSAK untuk memunculkan transparansi dimana laporan yang dikeluarkan untuk eksternal harus cukup memiliki kedekatan fakta dengan laporan internal. Pihak perusahaan harus mengeluarkan pengungkapan pengungkapan (disclosures) penting dan signifikan sehingga para pihak pembaca laporan yang dikeluarkan ke eksternal benar-benar dapat menganalisa perusahaan dengan fakta yang lebih baik.
===========
agung_bs@yahoo.com

Wednesday, December 14, 2011

ADempiere Functional Training 2012

DIBUKA PENDAFTARAN:
ADEMPIERE ERP 
FUNCTIONAL TRAINING 2012
-- Angkatan ke 9 -- 
JAKARTA 28 Mei - 31 Mei 2012
========================================
Tanggal : 28 Mei - 31 Mei 2012 (4 Hari)
Waktu   : 09:00 - 16:00 WIB
Tempat : Gedung Menara Gracia Lantai 2, 
                Jl. HR Rasuna Said Kav C-17 Kuningan Jakarta
Biaya    : Rp. 5000.000,- (Lima Juta Rupiah), 

========================================

ADempiere ERP Merupakan aplikasi ERP (Enterprise Resource Planning) berbasis Opensource dengan lisensi GPL sehingga tidak perlu membayar lisensi (anda hanya perlu membayar lisensi untuk software pendukung seperti OS, Database, dll apabila diperlukan).

Dengan Aplikasi ERP, perusahaan dapat mengintegrasikan seluruh proses bisnis perusahaan, sehinga dengan satu kali klik bisa mendapatkan laporan keuangan secara menyeluruh dan realtime. Sehingga perusahaan akan dapat lebih mudah mengontrol dan menekan Cost/biaya serendah mungkin, serta mendorong sales/penjualan setinggi mungkin sehingga akan mendongkrak pendapatan perusahaan secara signifikan.

Selain itu dengan antarmuka berbasis Web, perusahaan juga mampu mengintegrasikan berbagai lokasi atau cabang kedalam satu sistem sehingga tidak perlu konsolidasi, sinkronisasi dan lain lain.
Untuk menerapkan sistem ERP, banyak hal yang harus dipertimbangkan secara matang oleh sebuah perusahaan dimana diantaranya adalah:
1. Biaya implementasi sesuai dengan budget perusahaan
2. Bisnis proses sesuai dengan Bisnis proses perusahaan
3. Mudah dirawat/dimaintain dan mudah di upgrade
4. Berbasis teknologi terkini dan mampu di aplikasikan dimasa datang
5. Memiliki resiko kerugian terkecil (bila gagal)

Dan ADempiere memenuhi semua tuntutan tersebut.

ADempiere ERP telah sukses diimplementasikan di berbagai perusahaan di dunia termasuk di Indonesia, baik untuk perusahaan Distribusi dan jasa, manufaktur, Otomotif, Ritel, hingga perusahaan pertambangan (mining), Perkebunan dan lain lain. Minimnya sosialisasi serta pelatihan ADempiere membuat masih sedikitnya perusahaan yang mampu memanfaatkan ADempiere sebagai aplikasi ERP modern yang memiliki banyak kelebihan namun dapat digunakan dengan lisensi gratis karena aplikasi ini berbasis Opensource.

Alpha Media kembali mengadakan Training “ADempiere Functional Training” yang akan di adakan sebagai berikut:

ADempiere Functional Training
Hari/Tgl : Senin - Kamis, 28 Mei - 31 Mei 2012
Tempat : Gedung Menara Gracia Lantai 2, 
Jl. HR Rasuna Said Kav C-17 Kuningan Jakarta
Waktu : Jam 09:00 – 16:00

Untuk Siapa Pelatihan ADEMPIERE ini?

Pelatihan ini ditujukan kepada siapa saja yang akan menangani dan mengoperasikan ADEMPIERE ERP. Anda akan belajar segala sesuatu yang dibutuhkan untuk membuat ADEMPIERE ERP siap untuk digunakan oleh user termasuk instalasi, konfigurasi, dan mengelola fungsional operasional ADEMPIERE.

Download Formulir Pendaftaran ADempiere Functional Training
Download Brosur

Kompetensi 
Setelah selesai mengikuti pelatihan, diharapkan peserta akan mampu untuk:
* Mengenal karakter, kemampuan dan keunggulan ADEMPIERE ERP.
* Menginstal ADEMPIERE pada sistem operasi Windows & Database PostgreSQL
* Melakukan Implementasi dan konfigurasi dasar
* Merawat Business Partner, Product, dan Pricing
* Merawat Purchase, Material Management, Sales, Receipt & Payment
* Melakukan konfigurasi Akuntansi dan Financial Report.
* Melakukan konfigurasi Security

Siapa yang harus ikut Pelatihan ini?
* User/Pengguna maupun Calon pengguna Sistem ADEMPIERE
* Calon Administrator ADEMPIERE
* Dosen/Pelajar/Mahasiswa yang ingin mempelajari ADEMPIERE.
* Praktisi IT, praktisi akuntansi, pekerja, pelaku bisnis, serta orang orang yang yang ingin mempelajari ADEMPIERE.

Prasyarat:

Dalam rangka peserta dapat mengikuti pelatihan dengan baik, peserta harus memenuhi syarat sebagai berikut:
* Dapat mengoperasikan komputer dalam lingkungan sistem operasi windows, Bisa mengetik, mengatur file dan folder, dan mengatur parameter sistem.
* Peserta yang mengetahui konsep dasar Sistem ERP (Enterprise Resource Training) akan sangat membantu proses belajar, meskipun ini bukanlah syarat mutlak.

Materi training "ADempiere Functional Training"

Day 1
• Introduction
• Basic Concept & Business Concept of Adempiere
• Installation
– On Windows O/S &
• Patching & Migration
• Navigation
– Windows, tabs, menu & Toolbar
– Zoom Across, New Record, Value preference,
– User Preference, Info windows,
– Print & Export, Drill down across
– Chat, Attachment, archive
• Web UI
• Initial Setup
– Initial Client Setup
– Chart Of Account Setup
– Finalizing your Setup
– Setup Organization & Warehouse

• Master Data
– Business Partner
– Products
– Pricing


Day 2
• Requisition to Invoice
– RFQ
– Requisition
– Purchase Order
– Material Receipt
– Purchase Invoice
– Matching PO-Receipt-Invoice
– Purchasing Reports
• Material Management
– Material transaction
– Material Move
– Internal use Inventory
– Physical Inventory
– Replenishment
– MM Reports

• Quote to Invoice
– Quotation
– Sales Order
– Material Shipment
– Sales Invoice
– Re-price Order / Invoice
– Commission
– Sales reports
• Return
– Vendor Return
– Return to Vendor Vendor RMA
– Return to Vendor
– AP Credit Memo (Debit Memo)
– Customer Return
– Customer RMA
– Customer Return
– AR Credit Memo
 
Day 3
• Open Items
- AP Payment
- AR Receipt
- Prepayment
- Invoice Schedule
- Dunning
- Recurring Documents
- Payment Allocation
- Payment Selection
- Cash Journal
- Bank Statement
- Payment Term
- Payment Print/Export

• Performance Analysis
- Accounting Setup
- Tax Setup
- GL Journal
- GL Distributionn
- Financial Reporting
- Performance Measurement (SLA)
- Performance Measurement (Dashboard)
- Alert
• Costing
- Costing Setup
- Update Product Costs
- Landed Costs
- Assign Additional Costs

Day 4
• Security
– User and Role
– UI Access Control
– DB Access Control
– Change Audit (Undo/Redo)
• The Multi's
- Multiple Organizations (Counter Document)
- Multiple Currencies
- Multiple UOMs
- Multiple Languages (Localization)
• Overall Review and Practice

Masing masing Peserta akan mendapatkan:
a. 2X Cofee & snack
b. 1X Lunch
c. Training Kit:
- Buku "Implementasi ERP langkah demi langkah dengan ADEMPIERE".
d. Sertifikat

Catatan: Peserta masing masing diharuskan membawa laptop dengan spesifikasi minimum Pentium 4 dengan memory minimal 512 MB. 



Untuk Info lebih lanjut silahkan menghubungi:
    HP : 021 96670522
2. Bayu, Email: bayu@alphamedia.co.id atau 
    HP: 0857 29366122
    HP: 0811 776230

Pendaftaran :
- 1. Download dan Isi Formulir Pendaftaran(dibagian bawah tulisan ini),
kemudian kirimkan ke yustilawati@yahoo.com
- 2. Transfer uang pendaftaran ke: 
Rekening BCA No. Rek. : 326 126 9234 a/n Agung Budi Santosa.

Catatan: Bukti transfer harap dibawa ketika hari pertama training.

Pendaftaran ditutup 1 minggu sebelum Jadwal Pelatihan
===================
Download Formulir Pendaftaran ADempiere Functional Training
Download Brosur Training

Tuesday, December 6, 2011

FInancial Reports / Laporan Akuntansi di ADempiere


Didalam sebuah System ERP, Akuntansi merupakan induk dari semua proses transaksi, demikian juga dengan Adempiere. Semua transaksi yang dilakukan akan menginduk kedalam sistem akuntansi yang terintegrasi secara realtime. Didalam adempiere, semua transaksi dapat di posting secara otomatis, sehingga user tidak perlu melakukan proses posting dan jurnal secara manual. Kelebihan dari otomatisasi ini adalah user dapat mencetak laporan akuntansi secara realtime. Sebagai contoh, untuk mencetak laporan laporan akuntansi seperti neraca Saldo (Balance sheet) Jurnal harian/bulanan, trial balance, neraca rugi/laba dan lain lain dapat dilakukan secara ontime dan realtime. Dengan demikian pergerakan transaksi akuntansi dapat dipantau setiap saat untuk keperluan analisa dan planning.


Salah satu kelebihan lain dari aplikasi ERP ADempiere yang mendukung Multi Company, yaitu misalnya didalam group perusahaan anda terdapat banyak anak perusahaan, anda bisa mendapatkan laporan tiap perusahaan secara online dan realtime tanpa harus menunggu proses jurnal manual, konsolidasi data (pusat-cabang), dan lain lain.

Adempiere menyediakan beberapa laporan yang "Ready to use" seperti "Trial balance". "Accounting fact report" dan lain lain, serta menyediakan sebuah Report Tools untuk membuat laporan yang sangat powerful yaitu "Financial Reports". Dengan Financial report ini anda dapat dengan leluasa membuat laporan laporan akuntansi sesuai kebutuhan anda seperti neraca saldo, mutasi kas dan bank, laporan rugi / laba, laporan trial balance dan lain lain.Untuk membuat sebuah laporan baru dengan menggunakan fitur "Financial Reports" tidaklah sulit, dimana fitur ini menggunakan analogi seperti halnya spreadheet seperti MS Excel, OpenOffice dan lain lain dimana nilai terdiri dari nilai baris dan kolom. Report Line Set, digunakan untuk menentukan nilai dari baris yang anda perlukan misalnya berisi account account yang ingin anda tampilkan, sedangkan Report Column Set berisi kolom jenis nilai transaksi yang ingin anda tampilkan misalnya berula balance/saldo, debit, kredit dan lain lain.
Untuk membuka windows Financial Reports anda bisa masuk ke menu Performance Analysis > Financial reports

Contoh Contoh Laporan
Berikut ini adalah Laporan akuntansi yang umum digunakan di indonesia, yang pertama adalah laporan neraca, pada laporan ini total aktiva dan pasiva harus balance. (maaf, pada contoh tidak balance karena diambil dari database percobaan)




Selanjutnya adalah laporan Saldo kas Bank, yang berguna untuk mengetahui status aset Kas dan Bank.


Berikutnya adalah contoh laporan Trial balance

Dan yang ini adalah contoh laporan Rugi laba


Semua contoh diatas merupakan laporan standard / sederhana yang bisa langsung di hasilkan dari Report Tolls adempiere. Untuk laporan laporan dengan format yang kompleks anda bisa menggunakan utility Jasper Reports, sebagai contoh adalah laporan Faktur Pajak berikut.

Demikian pembahasan saya mengenai Financial report di ADempiere, semoga bermanfaat.


Salam ERP


Agung BS
agung_bs@yahoo.com
==================

Tuesday, November 15, 2011

ADempiere For Manufacturing

 

Adempiere For Manufacturing
Penerapan Batch dalam produksi
Didalam perusahaan manufaktur biasanya akan memberikan identitas pada setiap produk yang dihasilkannya yaitu dengan menerapkan nomor batch dalam produksinya, salah satu kegunaannya adalah apabila suatu ketika perusahaan menerima complain dari customer terhadap salah satu produk yang sudah dijual, maka perusahaan bisa dengan mudah melacak produk tersebut berasal dari produksi kapan, line produksi yang mana serta di kerjakan oleh siapa dan bahkan bisa diketahui siapa pemasok raw material atau bahan baku dari produk tersebut. Dengan mengetahui informasi tersebut maka dapat dilakukan proses perbaikan/improvement terhadap proses produksi dimasa yang akan datang.
Didalam Adempiere proses ini diakomodiri didalam fitur Product Attribut, dimana attribut dapat berupa Lot Control (Kontrol nomor lot/batch), Serial No Control (kontrol nomot serial), Guarantee days (lama garansi) dan lain lain.
Sebagai contoh , dengan menerapkan Lot control pada proses material receipt (penerimaan barang), kita bisa mengidentifikasi setiap barang yang diterima dari supplier, dan informasi ini juga aja dicatat misalnya ketika barang tersebut akan dijual kembali atau akan digunakan pada proses produksi.
Selanjutnya dengan menerapkan Serial No Control kita dapat mengidentifikasi setiap produk yang kita jual berasal dari produksi kapan, line produksi yang mana serta menggunakan bahan baku dari supplier mana.
Untuk menggunakanan metoda ini secara effektif proses ini juga harus disertai dengan proses tag/ labeling terhadap setiap produk agar produk tidak tertukar secara fisik. Dan pada akhirnya setiap produk dapat di identifikasi dan dapat di track sejak dari penerimaan hingga produk tersebut di delivery ke customer.\
Dalam kasus yang lebih kompleks, proses ini juga harus di kombinasikan dengan penerapan Locator, misalnya untuk produk yang sifatnya “untagable” atau tidak bisa di beri tag / label misalnya produk cair, tepung, gas dll. Dimana proses labeling hanya bisa dilakukan pada kemasan saat produk ini di shipment.
Pada salah satu project implementasi penulis di perusahaan penghasil tepung, raw material disimpan dalam silo dengan kapasitas masing masing sekitar 100 ton, dimana setiap material yang di masukkan akan di beri nomor batch untuk identifikasi.

Setiap batch akan menempati satu locator pada suatu waktu.
Setiap produk yang akan digunakan didalam production maka nomor batch akan di ikut sertakan kedalam production, dan akan menghasilkan bahan jadi dengan nomor batch baru.



Nomor batch akan di sertakan pada packing barang jadi (Finish Goods), sehingga dapat dengan mudah di lacak ketika terjadi complain atau pertanyaan yang berhubungan dengan produk tersebut.


Demikian sedikit tips dari hasil implementasi di salah satu pabrik tepung terbesar di Sumatera.

Salam,
Agung BS



Thursday, September 8, 2011

Setup Ukuran Kertas Print Format di ADempiere

Setup Ukuran Paper Format di ADempiere

Secara default ADempiere akan membuat laporan dalam format kertas A4. Namun apabila anda menginginkan format dengan ukuran kertas yang lain misalnya A5, A3, F4 dan lain lain, Anda dapat melakukan konfigurasi di Application Dictionary. Untuk melakukan konfigurasi silahkan ikuti langkah berikut ini:

1. Login dengan role System Administrator
2. Masuk ke window System Admin > General Rule> Printing>Print Paper.


















3. Buat record baru. Masukkan nama dan description (bila diinginkan).














4. Checkbox Landscape akan menentukan orientasi kertas: apakah Landscape atau Portrait.

5. Selanjutnya masukkan validation code dimana parameter ini akan menentukan ukuran kertas yang anda buat (Untuk Daftar selengkapnya silahkan lihat dibawah)

6. Dimension unit, Size X dan Size Y silahkan diabaikan saja.

7. Left, Right, Top, Bottom Margin ditentukan dalam satuan 1/72 inci. Silahkan masukkan nilai yang anda inginkan.

8. Simpan / Save

9. Selesai!

Seting ukuran kertas di Print Format

Selanjutnya untuk memakai Print Paper yang baru saja anda buat:
1. Buka window Print Format.











2. Buat Print Format baru atau, Pilih salah satu Print Format yang mau anda modifikasi.















3. Di kolom Print Paper, pilih ukuran yang baru Anda definisikan

4. Selesai

Selamat Mencoba !!

Daftar Validation Code:
• iso-a0
• iso-a1
• iso-a2
• iso-a3
• iso-a4
• iso-a5
• iso-a6
• iso-a7
• iso-a8
• iso-a9
• iso-a10
• iso-b0
• iso-b1
• iso-b2
• iso-b3
• iso-b4
• iso-b5
• iso-b6
• iso-b7
• iso-b8
• iso-b9
• iso-b10
• iso-designated-long
• italian-envelope
• monarch-envelope
• personal-envelope
• na-number-9-envelope
• na-number-10-envelope
• na-number-11-envelope
• na-number-12-envelope
• na-number-14-envelope
• na-6x9-envelope
• na-7x9-envelope
• na-9x11-envelope
• na-9x12-envelope
• na-10x13-envelope
• na-10x14-envelope
• na-10x15-envelope
• na-5x7
• na-8x10 • jis-b0
• jis-b1
• jis-b2
• jis-b3
• jis-b4
• jis-b5
• jis-b6
• jis-b7
• jis-b8
• jis-b9
• jis-b10
• iso-c0
• iso-c1
• iso-c2
• iso-c3
• iso-c4
• iso-c5
• iso-c6
• na-letter
• na-legal
• executive
• ledger
• tabloid
• invoice
• folio
• quarto
• japanese-postcard
• oufuko-postcard
• a
• b
• c
• d
• e

================
agung_bs@yahoo.com
================

Wednesday, August 17, 2011

Dokumentasi 2010 - TVRI topik "Open Source"

Dokumentasi 2010 TVRI - Opensource

Tahun 2010 yang lalu, tepatnya di bulan april, saya pernah mendapat undangan sebagai narasumber dalam topik "Opensource" jadi coba saya masukkan juga topik Opensource ERP.

Berikut ini rekamannya.

Video 01
video

Video 02

video

Salam ERP
Agung Budi Santosa

Salam ERP
Agung Budi Santosa

Friday, August 5, 2011

Installation of ADempiere 360lts on MySQL Database

satria pambudi said...

pak agung mau tanya cara install adempiere di mysql bagaimana? tolong beri tutorialnya pak.

Agung: Mas satria, berikut prosedur instalasi ADempiere dengan db MySQL. thx
===========
Installation Adempiere on MySQL Database
ADempiere sebagai project ERP Opensource paling aktip sedunia sebelumnya sudah didukung oleh database Oracle dan PostgreSQL. Keberadaan PostgreSQL sebagai salah satu database terpopuler yang berbasis opensource seolah olah membuat keberadaan database opensource yang lain adalah tidak perlu, benarkah demikian?

Mengapa MySQL?

Keberadaan MySQL, sebagai salah satu database internet tidak perlu diragukan lagi. Sejumlah besar perusahaan telah mengembangkan aplikasinya menggunakan MySQL. Ketika perusahaan-perusahaan ini mulai mencari sebuah aplikasi ERP Opensource,maka jelas yang inginmereka gunakan adalah sebuah ERP yang memiliki dukungan dari komunitas yang kuat dan didukung oleh teknologi database yang sama dengan yang mereka gunakan. Sedangkan Adempiere pasti memenuhi kriteria pertama, namun tidak untuk criteria yang kedua.
Maka baru baru ini salah satu konsultan Adempiere Catura yang di motori oleh CTO nya Trifont Tivonof telah melakukan proses modifikasi sehingga Adempiere dapat berjalan diatas database MySQL. Dan setelah kerja keras selama 4 bulan project ini pun di release. Bagi yang ingin mendowload bisa download di link berikut: http://sourceforge.net/p/adempiere-mysql/svn/47/tree/dist/mysql-dist/

Langkah Instalasi

A. Install Program :

1. Install Adempiere for MySQL, bisa di download disini:
2. Install SUN JDK
3. Install MySQL Database versi 5.X

B. Rubah file my.cnf .
Set Nama tables menjadi huruf kecil/lower case.
Enable kan recursive stored procedures.
Enable kane MySQL ANSI mode.
$ sudo vim /etc/mysql/my.cnf
lower_case_table_names=1
max_sp_recursion_depth=128
sql_mode=’ANSI’
Selanjutnya Restart MySQL Server anda
$ sudo /etc/init.d/mysql restart

C. Setting Database

1. Buat database dengan nama: adempiere
#mysql create database adempiere;

2. Buat user adempiere dengan password adempiere
# mysql> create USER 'adempiere'@'localhost';
# mysql> GRANT ALL PRIVILEGES ON \*.\* to 'adempiere'@'localhost';
# mysql> update user set password=PASSWORD("adempiere") where User='adempiere';

Pastikan bahwa user telah dibuat dan memiliki hak akses yang cukup.

#mysql> select User, Host, Password from mysql.user;

Output nya kurang lebih sebagai berikut:
adempiere | localhost | \*B3829BD27D70B4AE67C3B665A2CA5DE36F37DB6F
Intinya untuk mySQL, 'adempiere'@'localhost' berbeda dengan adempiere'@'

D. Jalan kan setup ADempiere
$ /RUN_setup.sh





















E. Import the Adempiere mysql dump.
$ mysql -u adempiere -p -h localhost adempiere < /data/Adempiere_mysql.dmp
F. Start ADempiere Server
$ /utils/RUN_Server2.sh
Start ADempeire (Swing client)
$ /RUN_Adempiere.sh



















Masukkan username= GardenAdmin
Masukkan Password = GarenAdmin

Masukkan nama application server, pilih database type= MySQL,
Masukkan Nama Database Host, masukkan username = adempiere, password= adempiere






























Masukkan nama application server, pilih database type= MySQL,
Masukkan Nama Database Host, masukkan username = adempiere, password= adempiere

























Apabila anda sudah melihat menu adempiere seperti diatas, Selamat!! Anda sudah berhasil meginstal adempiere dengan database MySQL.

Salam ERP
Agung Budi Santosa
agung_bs@yahoo.com
================