Welcome To blog.alphamedia.co.id

This blog is in Indonesian Language, to read in English please use google translate
-------------------------------------------------------------------------
Assalamu allaikum Wr Wb
Selamat datang di blog.alphamedia.co.id, tempat untuk berbagi informasi tentang Open source ERP (Enterprise Resource Planning), khususnya Compiere, Adempiere dan OpenBravo. Semoga informasi yang ada di blog ini, bisa bermanfaat.
Wassalam
Agung Budi Santosa
.>>> [ BACK TO HOME ] <<<.

Wednesday, August 6, 2014

Tutorial Instalasi iDempiere ERP di Windows

iDempiere merupakan forking/turunan dari Adempiere ERP, idempiere menggunakan teknologi OSGI. Saat ini project iDempiere merupakan salah satu project yang paling aktip untuk Opensource ERP, dengan release terakhir versi 2.0.
Berikut ini adalah prosedur langkah demi langkah instalasi iDempiere ERP pada sistem operasi windows.
Sebelum proses instalasi Idempiere , persiapkan kebutuhan berikut :
  1. PC/Notebook dengan spek minimal ber-processor intel Pentium 4 dan RAM 512 MB
  2. Siapakan file instalasi java JDK1.60 dapat diunduh pada tautan berikut:
  1. Siapkan file instalasi Postgresql 9.3 dapat diunduh pada tautan berikut:
  1. Siapkan file instalasi Idempiere yang dapat diunduh pada tautan berikut:
  1. Klik ganda pada file java yang sebelumnya sudah kita unduh.

 Gambar 1
  1. Klik Next untuk melanjutkan.
Gambar 2
  1. Selanjutnya anda diminta untuk memilih paket paket yang akan diinstall (atau tekan Next untuk menginstall secara tipikal). Secara default aplikasi akan menginstal
development tools, Source code, dan Public JRE. Anda harus memilih Development Tools untuk di instal, sedangkan, Source Code, dan Public JRE anda tidak harus memilihnya, apabla anda tidak menginginkan untuk di install silahkan pilih pada panah kebawah dan pilih Don't install this feature now.
Gambar 3
  1. Selanjutnya anda diminta untuk memilih di folder mana anda ingin menginstall JRE . Lokasi default instalasi adalah di C:\Program files\Java\JRE6\
Gambar 4
  1. Tunggu sampai proses intalasi selesai.
 
Gambar 5
  1. Tekan “Finish”, dan proses Instalasi Selesai.
  1. Siapkan file instalasi PostgreSQL yang sudah anda download dan dobel klik file postgresql.
 
Gambar 6
  1. Pilih “Next” untuk memulai Instalasi.
Gambar 7
  1. Pilih directory instalasi yang anda inginkan atau tekan “Next” untuk memilih lokasi default
 
Gambar 8
  1. Pilih Directory data yang anda inginkan atau tekan “Next” untuk memilih lokasi Default.
Gambar 9
  1. Masukkan password untuk intalasi anda.
 
Gambar 10
  1. Masukkan port sesuai kebutuhan dengan default 5432 lalu klik “Next” untuk melanjutkan.
Gambar 11
  1. Pilih locale untuk digunakan cluster database.
Gambar 12
  1. Tekan “Next” Selanjutnya postgreSQL siap untuk memulai instalasi.
 
Gambar 13
  1. Selanjutnya instalasi berjalan dan tunggu.
Gambar 14
  1. Proses instalasi selesai, tekan Finish untuk menyelesaikan instalasi.

  1. Masuk ke Control Panel > System > Advanced > Environtment Variable, pilih System Variable dan tekan “New”
 
Gambar 15
  1. Masukan Variable sbb:
Variable Name = JAVA_HOME ,
Variable Value = C:\Program Files\Java\Jdk1.6.0_38

Gambar 16
  1. Kemudian pilih Path dan tekan “Edit”, dan tambahkan path berikut:
    - C:\Program Files\PostgreSQL\9.3\bin
  • C:\Program Files\Java\jdk1.6.0_38\bin
  1. Selanjutnya klik “Oke”.

  1. Ekstrak file Idempiere yang telah didownload kedalam C:\
Gambar 17
  1. Buka Command prompt melalui Start>Run>cmd dan tekan OK.
Gambar 18
  1. Kemudian,masuk ke folder idempiere dan Jalankan perintah berikut:
Setup.bat
Gambar 19
  1. Maka akan muncul window berikut :
 
Gambar 20
  1. Isikan parameter sesuai dengan konfigurasi komputer anda. Masukkan type database= postgresql, nama database = adempiere dan masukkan juga password admin postgresql (yang anda masukkan pada saat instalasi postgre SQL). Apabila semua parameter sudah di test dan semua keluar tanda centang, tekan "Save".

  1. Dari Command Prompt, jalankan perintah berikut:
RUN_ImportIdempiere.bat dan tunggu hingga selesai.
 
Gambar 21
  1. Untuk saat proses instalasi idempiere sudah selesai, namun web service masih belum jalan.
Untuk menjalankan bisa menggunkan perintah “idempiere-server.bat” melalui command prompt.
Gambar 22
  1. Selanjutanya buka web browser dan masukan alamat ip local komputer .

Gambar 23
Jika sudah muncul seperti tampilan diatas maka selamat!! Anda sudah berhasil menginstal dan menjalankan web service idempiere.
 ===========
Semoga Bermanfaat
email: agung_bs@yahoo.com
YM   : agung_bs
Twitter: agung_bs
 ===========

Wednesday, September 25, 2013

GALERY FOTO ADEMPIERE TRAINING 2013

GALERY FOTO ADEMPIERE TRAINING 2013
Dokumentasi dari berbagai kota kegiatan Training Adempiere di Indonesia.

1. BANDUNG, Kagum Hotel - Agustus 2013,


















Adempiere Training di Kagum Hotel - Setia Budi - Bandung - Indonesia, Agustus 2013

2. BANDUNG, Soekarno-Hatta, April 2013


















ADempiere Training, Soekarno-Hatta Bandung - Indonesia, April 2013


3. PEKAN BARU, IBIS Hotel - Agustus 2013


















Adempiere Training di IBIS Hotel, Tegal Sari - Pekan Baru - Sumatera - Indonesia, Agustus 2013

3. SURABAYA, Fave Hotel - Tunjungan - Agustus 2013


































ADempiere Training, FAVE Hotel - Tunjungan Surabaya - Indonesia, Agustus 2013

4. JAKARTA, Puri Denpasar - Kuningan - September 2013


















ADempiere Training, Puri Denpasar Hotel, Kuningan Jakarta - Indonesia, September 2013

5. JAKARTA, Sofyan Hotel - Menteng - September 2013



















ADempiere Training, Sofjan Hotel, Menteng - Jakarta - Indonesia, September 2013

6. Jakarta, Setiabudi2 Building, Kuningan

















Salam,
agung_bs@yahoo.com
Jakarta - Indonesia

UNTUK INFO KEGIATAN TRAINING ADEMPIERE, KLIK DISINI
 

Wednesday, March 13, 2013

Electronics Manufacturing

Pengguna ADempiere ERP di Indonesia terus berkembang, dimana dewasa ini sudah banyak perusahaan Manufacture di Indonesia yang menggunakan ADempiere ERP. Dimana Implementasi ERP di industri manufacture merupakan salah satu implementasi yang tingkat kesulitannya cukup tinggi , karena prosesnya yang cukup kompleks serta jumlah item / produk yang sangat banyak. Sebagai contoh pada industri electronics, jumlah produk item bisa mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu. Dan dengan transaksi produksi mencapai ribuan hingga belasan ribu produksi per hari. Sehingga wajar apabila implementasi ERP di industri manufacture dituntut presisi yang tinggi, serta dapat menyajikan data dalam waktu yang cepat dan akurat. Untuk itu diperlukan perancangan, perencanaan implementasi yang baik dan benar serta persiapan yang matang.

Pada kesempatan ini saya ingin membahas tentang proses proses yang ada di industri Electronics Manufacturing.

Didalam sebuah perangkat electronics, terdapat berbagai macam komponen seperti Resistor, Capacitor, Transistor, dan lain sebagainya yang akan menyusun rangkaian tertentu sehingga membuat perangkat elektonik tersebut bisa bekerja. Setiap komponen mempunyai jenis jenis yang berbeda berdasar bentuk komponen dan proses pemasangan, seperti Axial Component, Radial Component, SMD Component, dll. Sebagai contoh untuk komponen Resistor ada yang merupakan Axial Component (seperti gambar diatas), ada yang merupakan SMD Component dimana pada proses pemasangannya memerlukan proses yang berbeda. Lebih detil mengenai hal tersebut akan dijalaskan dibagian lain tulisan ini.

Berdasarkan prosesnya secara umum, industri elektronika memiliki proses sebagai berikut (bisa berbeda beda untuk tiap perusahaan):

1. Axial Component Insertion Process.
Merupakan proses pemasangan komponen type Axial kedalam PCB (Printed Circuit Board) yang umumnya proses ini adalah proses pertama, sehingga  merupakan pemasangan komponen pertama kedalam PCB yang masih kosong. Axial component merupakan part elektronik yang dipasang secara membujur didalam PCB (lihat gambar). Komponen ini biasanya adalah jenis Resistor,  Diode, Inductor, dan bisa juga berupa wire jumper.

Mengingat pada era ini rata rata komponen elektronika lebih banyak dalam bentuk chip, maka komponen jenis ini jumlah nya relatif sedikit bila dibandingkan dengan jenis yang lain.
Untuk memasang Axial Component diperlukan Mesin VCD, dan sebuah Sequencer yang akan menyusun komponen dalam urutan (sesuai BOM/Bill Of Materal) untuk dipasang pada PCB.
 

2. Radial Component Insertion Process,
Proses berikutnya adalah Pemasangan komponen jenis Radial Component, yang merupakan komponen yang dipasang pada Radial Machines, dimana cara pemasangannya adalah berdiri tegak lurus (lihat gambar). Komponen jenis ini biasanya adalah Capacitor, Transistor, Inductor, dan lain.


 Radial komponen umumnya datang dalam kemasan reel (gulungan) sehingga bisa langsung dimasukkan kedalam autoloader mesin, untuk di insert/dipasang kedalam PCB
 

3. SMD  Insertion
Proses ini merupakan proses pemasangan komponen dalam bentuk chip SMD (Surface Mount Device) dimana cara pemasangannya di tempelkan pada permukaan PCB. Pada era saat ini mayoritas componen dalam bentuk SMD, sehingga proses ini merupakan proses yang paling krusial dimana satu mesin bisa memasang ratusan hingga ribuan komponen didalam satu PCB. Komponen jenis ini bisa berupa Resistor, Capacitor, Transistor, Diode, IC, Inductor, dan lain lain


Ukuran dari Komponen SMD ada beberapa macam, yang ditandai dengan kode angka seperti 1208, 0805, 0603, dan sabagainya. Komponen SMD yang berukuran sangat kecil ini apabila dibandingkan dengan jari kita kurang lebih seperti gambar berikut:


4, Hand/Manual Insertion
Ada beberapa komponen yang cukup sulit dipasang menggunakan mesin, sehingg umumnya ada beberapa proses pemasangan komponen yang terpaksa dilakukan secara manual. Misalnya komponen Connector, Jack, sekrup/baut dan lain lain.


5. Soldering Process
Setelah komponen dipasang pada PCB maka selanjutnya dilakukan proses soldering, didalam industri electronics ada 2 macam teknik penyolderan komponen, yaitu yang pertama menggunakan Wave solder, dimana dengan metode ini permukaan bagian bawah PCB akan di celupkan kedalam timah cair. Dan  yang kedua menggunakan Reflow solder, dimana pada cara ini permukaan PCB diberikan Solder Paste (pasta Timah) kemudian dipanaskan didalam mesin Reflow hingga timah meleleh.


6. ICT Testing
Setelah komponen terpasang seluruhnya, maka diperlukan proses ICT (Integrated Circuit Test) yang akan memeriksa apakah komponen sudah terpasang semua dengan benar, dan apakah komponen yang terpasang bekerja dengan baik. Apabila ada komponen yang salah terpasang pada PCB ataupun ada komponen yang rusak, umumnya akan terdeksi disini sehingga bisa dilakukan repair/perbaikan.
 

7. Assembly Process
Setelah PCB terpasang komponen secara lengkap maka dilakukan proses Assembly (Perakitan), seperti pemasangan casing/bodi dan lain lain. Pada proses ini juga dilakukan serangkaian fungsional test untuk memastikan perangkat electronic bekerja dengan baik.


8. Final Test & Packing
Process Selanjutnya adalah Final test, yang akan kana melakukan test terhadap seluruh fungsi dari perangkat elektronik yang di produksi. Pada perangkat elektronik jenis tertentu akan memerlukan jenis test yang tertentu pula. Sebagai contoh untuk perangkat elektronik yang menggunakan frequency seperti Handphone, radio dan lain lain, diperlukan Shield room (ruangan kedap frekuensi) untuk melakukan testing, sedangkan pada perangkat audio akan diperlukan Acoustic Room (ruangan kedap suara) untuk melakukan testing.

9. OQC Test & Shipment
Yang terakhir dari semua proses diatas adalah Outgoing Quality Control, yang merupakan proses pengecekan sebelum dilakukan pengiriman barang (shipment) ke Customer.  Proses ini biasanya memberlakukan metode sampling untuk tiap lot pengiriman.  
                   


Didalam ADempiere ERP proses proses diatas bisa diakomodasi dengan baik, selain itu ada fitur penting yang sangat diperlukan oleh industri Manufacture yaitu penerapan Lot Number dan Serial Number, dimana pada setiap Lot / batch produksi bisa di identifikasi sehingga ketika terjadi complain kerusakan dari customer, bisa dilacak produksi tersebut berasal dari produksi tanggal berapa,
Production Line yang mana serta siapa yang mengerjakan, bahkan bisa diketahui komponen yang digunakan berasal dari supplier yang mana. Untuk kebutuhan tersebut di ADempiere kita bisa menggunakan fitur Product Attribute.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengguna ADEMPIERE INDONESIA .

Agung Budi Santosa
agung_bs@yahoo.com
Jakarta - Indonesia