Welcome To blog.alphamedia.co.id

This blog is in Indonesian Language, to read in English please use google translate
-------------------------------------------------------------------------
Assalamu allaikum Wr Wb
Selamat datang di blog.alphamedia.co.id, tempat untuk berbagi informasi tentang Open source ERP (Enterprise Resource Planning), khususnya Compiere, Adempiere dan OpenBravo. Semoga informasi yang ada di blog ini, bisa bermanfaat.
Wassalam
Agung Budi Santosa
.>>> [ BACK TO HOME ] <<<.

Monday, December 2, 2013

=============================

ADEMPIERE ERP
FUNCTIONAL TRAINING 2014

** Angkatan ke 16 **
JAKARTA, 1 - 4 April 2014 (**Perubahan Jadwal)

=============================================
Hari/Tgl: Selasa -Jumat / 1 - 4 April 2014 (4 Hari)
Waktu   : 09:00 - 16:00 WIB
Tempat  : Gedung Setia Budi 2, Lantai 2,
                Jl. HR Rasuna Said Kav 62 Kuningan Jakarta, Indonesia
Biaya   : Rp. 5000.000,- (Lima Juta Rupiah),
*  Tempat Terbatas !
** Pendaftara di tutup 1 minggu sebelum pelaksanaan tranining
=============================================
 KLIK DISINI UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT

Wednesday, September 25, 2013

GALERY FOTO ADEMPIERE TRAINING 2013

GALERY FOTO ADEMPIERE TRAINING 2013
Dokumentasi dari berbagai kota kegiatan Training Adempiere di Indonesia.

1. BANDUNG, Kagum Hotel - Agustus 2013,


















Adempiere Training di Kagum Hotel - Setia Budi - Bandung - Indonesia, Agustus 2013

2. BANDUNG, Soekarno-Hatta, April 2013


















ADempiere Training, Soekarno-Hatta Bandung - Indonesia, April 2013


3. PEKAN BARU, IBIS Hotel - Agustus 2013


















Adempiere Training di IBIS Hotel, Tegal Sari - Pekan Baru - Sumatera - Indonesia, Agustus 2013

3. SURABAYA, Fave Hotel - Tunjungan - Agustus 2013


































ADempiere Training, FAVE Hotel - Tunjungan Surabaya - Indonesia, Agustus 2013

4. JAKARTA, Puri Denpasar - Kuningan - September 2013


















ADempiere Training, Puri Denpasar Hotel, Kuningan Jakarta - Indonesia, September 2013

5. JAKARTA, Sofyan Hotel - Menteng - September 2013



















ADempiere Training, Sofjan Hotel, Menteng - Jakarta - Indonesia, September 2013

6. Jakarta, Setiabudi2 Building, Kuningan

















Salam,
agung_bs@yahoo.com
Jakarta - Indonesia

UNTUK INFO KEGIATAN TRAINING ADEMPIERE, KLIK DISINI
 

Wednesday, March 13, 2013

Electronics Manufacturing

Pengguna ADempiere ERP di Indonesia terus berkembang, dimana dewasa ini sudah banyak perusahaan Manufacture di Indonesia yang menggunakan ADempiere ERP. Dimana Implementasi ERP di industri manufacture merupakan salah satu implementasi yang tingkat kesulitannya cukup tinggi , karena prosesnya yang cukup kompleks serta jumlah item / produk yang sangat banyak. Sebagai contoh pada industri electronics, jumlah produk item bisa mencapai puluhan ribu bahkan ratusan ribu. Dan dengan transaksi produksi mencapai ribuan hingga belasan ribu produksi per hari. Sehingga wajar apabila implementasi ERP di industri manufacture dituntut presisi yang tinggi, serta dapat menyajikan data dalam waktu yang cepat dan akurat. Untuk itu diperlukan perancangan, perencanaan implementasi yang baik dan benar serta persiapan yang matang.

Pada kesempatan ini saya ingin membahas tentang proses proses yang ada di industri Electronics Manufacturing.

Didalam sebuah perangkat electronics, terdapat berbagai macam komponen seperti Resistor, Capacitor, Transistor, dan lain sebagainya yang akan menyusun rangkaian tertentu sehingga membuat perangkat elektonik tersebut bisa bekerja. Setiap komponen mempunyai jenis jenis yang berbeda berdasar bentuk komponen dan proses pemasangan, seperti Axial Component, Radial Component, SMD Component, dll. Sebagai contoh untuk komponen Resistor ada yang merupakan Axial Component (seperti gambar diatas), ada yang merupakan SMD Component dimana pada proses pemasangannya memerlukan proses yang berbeda. Lebih detil mengenai hal tersebut akan dijalaskan dibagian lain tulisan ini.

Berdasarkan prosesnya secara umum, industri elektronika memiliki proses sebagai berikut (bisa berbeda beda untuk tiap perusahaan):

1. Axial Component Insertion Process.
Merupakan proses pemasangan komponen type Axial kedalam PCB (Printed Circuit Board) yang umumnya proses ini adalah proses pertama, sehingga  merupakan pemasangan komponen pertama kedalam PCB yang masih kosong. Axial component merupakan part elektronik yang dipasang secara membujur didalam PCB (lihat gambar). Komponen ini biasanya adalah jenis Resistor,  Diode, Inductor, dan bisa juga berupa wire jumper.

Mengingat pada era ini rata rata komponen elektronika lebih banyak dalam bentuk chip, maka komponen jenis ini jumlah nya relatif sedikit bila dibandingkan dengan jenis yang lain.
Untuk memasang Axial Component diperlukan Mesin VCD, dan sebuah Sequencer yang akan menyusun komponen dalam urutan (sesuai BOM/Bill Of Materal) untuk dipasang pada PCB.
 

2. Radial Component Insertion Process,
Proses berikutnya adalah Pemasangan komponen jenis Radial Component, yang merupakan komponen yang dipasang pada Radial Machines, dimana cara pemasangannya adalah berdiri tegak lurus (lihat gambar). Komponen jenis ini biasanya adalah Capacitor, Transistor, Inductor, dan lain.


 Radial komponen umumnya datang dalam kemasan reel (gulungan) sehingga bisa langsung dimasukkan kedalam autoloader mesin, untuk di insert/dipasang kedalam PCB
 

3. SMD  Insertion
Proses ini merupakan proses pemasangan komponen dalam bentuk chip SMD (Surface Mount Device) dimana cara pemasangannya di tempelkan pada permukaan PCB. Pada era saat ini mayoritas componen dalam bentuk SMD, sehingga proses ini merupakan proses yang paling krusial dimana satu mesin bisa memasang ratusan hingga ribuan komponen didalam satu PCB. Komponen jenis ini bisa berupa Resistor, Capacitor, Transistor, Diode, IC, Inductor, dan lain lain


Ukuran dari Komponen SMD ada beberapa macam, yang ditandai dengan kode angka seperti 1208, 0805, 0603, dan sabagainya. Komponen SMD yang berukuran sangat kecil ini apabila dibandingkan dengan jari kita kurang lebih seperti gambar berikut:


4, Hand/Manual Insertion
Ada beberapa komponen yang cukup sulit dipasang menggunakan mesin, sehingg umumnya ada beberapa proses pemasangan komponen yang terpaksa dilakukan secara manual. Misalnya komponen Connector, Jack, sekrup/baut dan lain lain.


5. Soldering Process
Setelah komponen dipasang pada PCB maka selanjutnya dilakukan proses soldering, didalam industri electronics ada 2 macam teknik penyolderan komponen, yaitu yang pertama menggunakan Wave solder, dimana dengan metode ini permukaan bagian bawah PCB akan di celupkan kedalam timah cair. Dan  yang kedua menggunakan Reflow solder, dimana pada cara ini permukaan PCB diberikan Solder Paste (pasta Timah) kemudian dipanaskan didalam mesin Reflow hingga timah meleleh.


6. ICT Testing
Setelah komponen terpasang seluruhnya, maka diperlukan proses ICT (Integrated Circuit Test) yang akan memeriksa apakah komponen sudah terpasang semua dengan benar, dan apakah komponen yang terpasang bekerja dengan baik. Apabila ada komponen yang salah terpasang pada PCB ataupun ada komponen yang rusak, umumnya akan terdeksi disini sehingga bisa dilakukan repair/perbaikan.
 

7. Assembly Process
Setelah PCB terpasang komponen secara lengkap maka dilakukan proses Assembly (Perakitan), seperti pemasangan casing/bodi dan lain lain. Pada proses ini juga dilakukan serangkaian fungsional test untuk memastikan perangkat electronic bekerja dengan baik.


8. Final Test & Packing
Process Selanjutnya adalah Final test, yang akan kana melakukan test terhadap seluruh fungsi dari perangkat elektronik yang di produksi. Pada perangkat elektronik jenis tertentu akan memerlukan jenis test yang tertentu pula. Sebagai contoh untuk perangkat elektronik yang menggunakan frequency seperti Handphone, radio dan lain lain, diperlukan Shield room (ruangan kedap frekuensi) untuk melakukan testing, sedangkan pada perangkat audio akan diperlukan Acoustic Room (ruangan kedap suara) untuk melakukan testing.

9. OQC Test & Shipment
Yang terakhir dari semua proses diatas adalah Outgoing Quality Control, yang merupakan proses pengecekan sebelum dilakukan pengiriman barang (shipment) ke Customer.  Proses ini biasanya memberlakukan metode sampling untuk tiap lot pengiriman.  
                   


Didalam ADempiere ERP proses proses diatas bisa diakomodasi dengan baik, selain itu ada fitur penting yang sangat diperlukan oleh industri Manufacture yaitu penerapan Lot Number dan Serial Number, dimana pada setiap Lot / batch produksi bisa di identifikasi sehingga ketika terjadi complain kerusakan dari customer, bisa dilacak produksi tersebut berasal dari produksi tanggal berapa,
Production Line yang mana serta siapa yang mengerjakan, bahkan bisa diketahui komponen yang digunakan berasal dari supplier yang mana. Untuk kebutuhan tersebut di ADempiere kita bisa menggunakan fitur Product Attribute.

Semoga tulisan ini dapat bermanfaat bagi pengguna ADEMPIERE INDONESIA .

Agung Budi Santosa
agung_bs@yahoo.com
Jakarta - Indonesia

Wednesday, October 10, 2012

ADempiere Last Session Training 2012

ADEMPIERE ERP 
LAST SESSION TRAINING 2012
Kegiatan Training di Bulan Desember ini adalah sessi terakhir kegiatan training "ADempiere Functional Training" yang diadakan oleh Alphamedia di Jakarta -Indonesia. Peserta datang dari dalam dan luar kota jakarta dimana sebagian besar adalah peserta yang segera akan melakukan implementasi ADempiere di perusahaan masing masing.
Berikut ini adalah beberapa dokumentasi kegiatan training Alphamedia Desember 2012








Info training ada DISINI.....

Untuk kegiatan training berikutnya akan dilaksanakan tahun 2013, dimana agenda kegiatan dan jadwalnya akan di informasikan via email atau web, bagi yang membutuhkan info training bisa menghubungi training@alphamedia.co.id

salam,
Agung BS  
agung_bs@yahoo.com
Jakarta - Indonesia

Friday, June 8, 2012

Solusi Retail / POS dengan ADempiere

Adempiere untuk Retail / POS (Point Of Sales) 


Didalam bisnis retail modern, aplikasi ERP sangat dibutuhkan untuk menunjang kegiatan operasionalnya. Dimana didalam bisnis retail modern biasanya sebuah perusahaan retail memiliki banyak outlet dengan satu gudang besar sebagai pusat penyimpanan serta kontrol pergerakan barang baik antara gudang dengan outlet, outlet dengan outlet maupun outlet dengan gudang. Untuk itu dibutuhkan sebuah aplikasi yang dapat mengintegrasikan seluruh proses transaksi baik di sisi outlet, gudang / inventory, procurement, perencanaan dan lain lain.

Dengan kebutuhan seperti itu, kehadiran Aplikasi ERP tentu sangatlah dibutuhkan. Aplikasi ERP dapat mengintegrasikan seluruh operasional multi-outlet sehingga dapat melakukan kontrol secara terpusat dari head office / kantor pusat. Dengan demikian kondisi operasional dari masing masing outlet, seperti status inventory, progres penjualan/sales, status kas, dan lain lain dapat di monitor dan di kontrol sehingga memudahkan operasional maupun strategi bisnis, misalnya dengan melakukan transfer barang barang yang sedang laris di outlet tertentu, atau memberikan happy hours (diskon pada jam tertentu) pada outlet tertentu pada jam jam tertentu untuk mendorong penjualan, dan lain sebagainya.

Sejak ditinggalkan oleh Posterita di tahun 2010, Adempiere belum memiliki aplikasi POS yang cukup mumpuni, kehadiran JavaPOS yang diharapkan dapat menggantikan posterita,  meskipun cukup lumayan dan layak untuk dipakai, namun nampaknya masih jauh dari harapan para pengguna POS.

Untuk itu beberapa developer mencoba mengintegrasikan ADempiere dengan aplikasi POS lain seperti misalnya Openbravo POS, seperti yang dilakukan oleh Red1 di link berikut ini, serta SmartPOS yang juga adalah turunan dari Openbravo POS yang dapat di download di link berikut ini.

Berikut ini beberapa ulasan tentang jenis jenis aplikasi POS yang dapat digunakan bersama ADempiere ERP:

1. Posterita
Posterita merupaka aplikasi POS berbasis web dimana dengan menggunakan Posterita, outlet Retail cukup memanfaatkan web browser di komputer untuk dapat melakukan transaksi dengan koneksi online ke database pusat serta memiliki konektivitas yang bagus denga peripheral POS seperti barcode scanner, cash drawer dll. Setelah ditinggalkan Posterita sebagai pengembangnya, maka praktis pengembangan aplikasi Posterita POS di Adempiere menjadi mandeg karena belum ada developer yang mampu melanjutkan project ini. Posterita sendiri mulai versi 2.0 menjadi berbayar dengan metode SAAS, dan tidak lagi Opensource, hal ini ditegaskan oleh Frederick Tsang (developer Posterita) kepada penulis via email di awal tahun 2010.


2. Openbravo POS
Openbravo ERP sudah sejak lama dikenal sebagai aplikasi POS yang handal, mudah digunakan, dan dengan desain yang menarik, selain itu openbravo juga memiliki fitur fitur seperti diskon, touch screen display serta koneksi dengan pole display, cash drawer, barcode scanner dan lain lain dengan performa yang sangat baik. Openbravo POS pada awalnya didesain untuk dapat berintegrasi dengan Openbravo ERP. Namun bagi pengguna ADempiere saat ini bisa mengintegrasikan Adempiere dengan Openbravo POS, melalui project yang dirintis oleh RedHuan di link berikut, serta aplikasinya bisa di download di link berikut ini.

3. SmartPOS JSP
SmartPos adalah turunan dari Openbravo POS yang didesain khusus untuk dapat terintegrasi dengan adempiere, dimana ini merupakan penyempurnaan dari Openbravo POS dalam hal integrasi dengan Adempiere ERP. Informasi lebih lengkap mengenai project ini dapat di lihat di link berikut ini.


Implementasi ADempiere untuk bisnis Retail di Indonesia 

Salah satu perusahaan yang sudah mengimplementasikan ADempiere sebagai Solusi bisnis Retail / POS adalah PT. Pembangunan Jaya Ancol yang meruapakan penyelenggara taman hiburan terbesar di indonesia. Penggunaan ADempiere untuk solusi Retail POS khususnya untuk penjualan barang barang merchandise di lingkungan taman wisata Ancol.
Solusi POS dengan ADempiere ini sudah digunakan secara live sejak Juni 2011, artinya hingga tulisan ini dibuat sudah kira kira satu tahun menggunakan  ADempiere sebagai solusi untuk bisnis Retailnya. Salah satu alasan menggunakan ADempiere yang pertama adalah karena opensource, dimana budget nya lebih terjangkau, yang kedua mampu mengintegrasikan seluruh proses penjualan di outlet outlet yang tersebar diseluruh lokasi wisata yang jumlah nya cukup banyak. Proses Implementasi dilakukan alphamedia consulting berlangsung dari awal 2011 hingga bulan Juni th 2011.

Aplikasi POS yang digunakan di Ancol adalah Posnet POS yang merupakan aplikasi yang di develop secara inhouse oleh Alphamedia untuk kebutuhan POS di Indonesia. Posnet dapat berintegrasi dengan peripheral POS seperti POS Printer, Barcode Scanner, Cash Drawer, Barcode Printer, Pole Display, dll

  
Video Adempiere User di Ancol.
Beberapa waktu yang lalu, ketika sedang searching di internet, tanpa sengaja saya menemukan video yang di unggah seorang user dari Thailand yang merekam penggunaan ADempiere dan aplikasi POS di PT. Pembangunan Jaya Ancol, Jakarta - Indonesia.

Video yang berdurasi 1 menit 28 detik ini di unggah di youtube oleh user dari Thailand pada Agustus 2011. Implementasi POS dengan menggunakan Adempiere ini nampaknya menarik minat wisatawan asal Thailand tersebut.


Info / Spesifikasi implementasi :
- Perusahaan = PT. Pembangunan Jaya Ancol
- Versi ADempiere = 360LTS 
- Database = PostgreSQL Versi 8.4
- Jumlah user = +/- 120 user
- Jumlah Outlet = +/- 40 outlet
- Server = IBM Blade M series / OS Linux Centos
- Periode implementasi = Januari 2011 - Juni 2011
- Consultant = Alphamedia (www.alphamedia.co.id)

Semoga tulisan ini dapat memberikan masukan bagi Pengguna ADempiere Indonesia serta dapat menyemangati pebisnis retail di Indonesia untuk lebih mengembangkan usahanya dengan solusi yang handal dan murah.

Salam Hangat !
Agung Budi Santosa
agung_bs@yahoo.com 
Jakarta - Indonesia
======

Monday, April 23, 2012

ADemSawit, ERP untuk Perkebunan Kelapa Sawit


Fitur Fitur ADemSawit,
** dari ADemSawit.com


Sering dengan terus berkembangnya industri kelapa sawit di Indonesia, maka permintaan akan ERP perkebunan, khususnya perkebunan Kelapa sawit terus bertambah. ADemSawit dibuat dari aplikasi ERP ADempiere, dimana ADempiere sudah memiliki modal fitur yang sangat lengkap dan sudah terbukti berhasil di implementasikan di banyak bidang industri. Namun fitur fitur dasar Adempiere tentu belum cukup untuk bisa digunakan  mengakomodasi seluruh kebutuhan industri perkebunan. Untuk itu diperlukan beberapa tabahan modul dan fitur agar dapat mengakomodasi kebutuhan industri perkebunan kelapa sawit secara maksimal.
  1. Modul PENGADAAN
    Modul Pengadaan barang terdiri dari beberapa fitur sebagai berikut:
    a. Permintaan Barang (dengan approval online)
    Mencatat permintaan barang dari blok/afdeling/estate serta menyampaikan ke kantor pusatuntuk di approve/disetujui secara online.
    b. Generate Permintaan barang menjadi PO
    Permintaan barang yang sudah di approve, bisa di generate menjadi PO dan bisa dikelompokkan berdasarkan supplier dan lain lain.
    c. Prosedur Lelang online
    Prosedur untuk melakukan pelelangan terhadap pengadaan barang kepada para supplier yang yang diikutsertakan pada kegiatan lelang, penawaran bisa dilakukan secara online melalui web sehingga lebih effisien. System akan memberikan hasil penawaran diurutkan mulai dari harga yang ter murah hingga yang mahal.
    d. Purchase Order
    Purchase Order digunakan untuk mencatat pembelian yang dilakukan kepada Supplier, proses ini akan menghasilkan dokumen PO yang bisa dikirim ke supplier secara hardcopy atau secara online via email dalam bentuk PDF.
    e. Penerimaan barang
    Penerimaan barang dari satu PO dapat dilakukan sekaligus ataupun secara parsial, shingga memudahkan proses penerimaan.
    f. Pencatatan AP (invoice) Supplier
    Proses ini digunakan untuk mencatan tagihan dari Supplier dan mengakuinya sebagai hutang.


  2. Modul PENJUALAN
    Modul penjualan memiliki fitur fitur sebagai berikut:
    a. Quotation
    Membuat surat penawaran
    b. Sales Order
    Membuat surat penjualan (Sales order)
    c. Shipment/pengiriman barang
    Pengiriman barang berdasarkan Sales Order, dilengkapi DO/surat jalan dll.
    d. Mendukung Multi Price list, Multi Currency, sales commision dll

  3. Modul MATERIAL MANAGEMENT 
    a. Mendukung Multi Gudang
    Mendukung multigudang serta mendukung sistem lokasi penyimpanan barang sehingga memudahkan proses penyimpanan barang dalam jumlah banyak (misal spareparts).
    b. Mendukung Multi Satuan
    Mendukung semua satuan dan mendukung konversi seperti pcs menjadi dosin, pack, dst
    c. Transaksi mutasi antar gudang 
    Mendukung transaksi antar gudang 
     d.  Fitur Stok Opname (Physical Inventory)
    Fitur Stok Opnamebisa di generate per gudang atau locator (lokasi gudang) untuk memudahkan proses penghitungan.
    e. Fitur pembebanan (dari persediaan menjadi biaya)
    Memudahkan proses penggunaan material dan melakukan konversi dari account persediaan menjadi biaya
                                                                       .
  4. Modul Finance & Accounting 
    a. Account Payable (AP)
    Mencatat mulai dari pengakuan hutang kepada supplier/vendor, penjadwalan pembayaran hingga proses pembayaran.
    b. Account Receivable (AR)
    Mencatat mulai dari pengakuan piutang kepada customer, pencetakan aging report serta  proses penerimaan pembayaran.
    c. Bank Statement
    Mencatat account, balance serta transaksi AP/AR dari masing masing account bank.
    d. General Ledger (GL)
    Modul general Ledger digunakan untuk transaksi jurnal pada financial account sesuak kebutuhan prosedur akuntansi.
    e. Cash journal
    Modul cash journal digunakan untuk merawat transaksi kas/tunai

  5. Estate Management
    a. Pre-Nursery & Nursery Management
    Memanage dan mencatat biaya yang dikeluarkan untuk merawat tanaman mulai dari kecambah, bibit usia 1 bulan, 3 bulan dst. Dimana hasil akhirnya bisa diketahui berapa cost yang sudah dikeluarkan untuk masing masing bibit.
    Laporan : Total/parsial operasional cost, Laporan HPP
    b. Activity Management
    Mencatat semua aktivitas dan kegiatan di kebun beserta bahan dan biaya yang digunakan, hasil akhirnya dapat diketahui total biaya per ha kebun, serta total biaya per Ton panenan.
    Setiap kebun akan dibuatkan RKB/RKT (Rencan kerja Bulanan/Rencana Kerja tahunan) dimana ini akan menjadi acuan budget bulanan/tahunan untuk tiap blok. Dimanan nantinya dapat di bandingkan dengan realisasi/ aktual budget yang dikeluarkan (sesungguhnya)
    Laporan: Budget per blok/divisi/estate , Realisasi perblok/divisi/estate  
    c. Vehicle & Machine Running Account 
    Mencatat seluruh kegiatan kendaraan serta mesin dimana biayanya akan dialokasikan kepada masing masing aktivitas dalam rangka untuk memonitor biaya operasional kendaraan dan mesin/alat berat.
    d. Workshop Running Account
    Mencatat seluruh kegiatan berupa jam kerja, material dan jasa yang digunakan, dan progress pekerjaan dalam rangka untuk memonitor biaya operasional workshop.
  1. MILLS MANAGEMENT
    a. Weight bridge
    Mencatat data yang masuk dari mesin timbang untuk digunakan sebagai data penerimaan TBS.
    ** dalam pengembangan
    b. Product Storage Reading
    Mencatat jumlah stok terakhir dari CPO storage berdasarkan hasil analisa suara(sound) yang akan di konversi menjadi Kilo menggunakan table tanki dan suhu.
    ** dalam pengembangan
    c. Harian Laboratorium
    laporan harian dari laboratorium dari analisa tandan buah segar dari estate atau laporan pemrosesan dari Mill
    d. Penerimaan TBS
    Mencatat penerimaan tandan buah segar dari Estate

      
  2. PLANTATION BUDGET
    a. Field Budget
    Field Budget adalah budget berdasarkan Rencan Kerja Tahunan dari blok yang bersangkutan
    b. Oil-Palm Production Budget
    Produksi CPO dan Kernel adalah Berdasarkan kapasitas mesin produksi serta berdasarkan penerimaan tandan buah segar dari estate maupun pembelian.
    c. Vehicle Budget
    Forcast alokasi biaya kendaraan dan alat berat meliputi gaji, bahan bakar, dan aktivitas vehicle dan alat berat yang bersangkutan.
    d. Workshop Budget
    Forcast alokasi biaya workshop meliputi gaji, bahan bakar, dan aktivitas workshop yang bersangkutan.

  3. PLANTATION PAYROLL
    Aplikasi payroll yang diturunkan dari standard penggajian perkebunan. Mencatat perhitungan gaji, adjustment, pajak pph21, tunjangan, dan potongan berdasarkan pada policy perusahaan. Terintegrasi dengan modul financial accounting.
    ** dalam pengembangan

  4. LAND MANAGEMENT
    Untuk mencatat kondisi aktual kebun seperti topography, jenis tanah, type area, dan lai lain termasuk sertifikasi dokumen .
     
  5. INFRATRUCTURE & BUILDING MANAGEMENT
    Merawat operasional infrasturktur dan bangunan seperti: gedung, jalan, jembatan, parit, dll
  6. PROJECT MANAGEMENT
    Untuk merawat aktivitas project dan progress nya baik fisikal maupun financial progress.

    Selain itu ADemSawit juga sudah dilengkapi bahasa Indonesia, sehingga sangat mudah untuk digunakan oleh pengguna Adempiere di Indonesia.

    ==================
    Agung Budi Santosa
    agung_bs@yahoo.com
    Jakarta - Indonesia